Hehe, apa jadinya jika berbagai karakter tokoh film muncul bersamaan dan saling bertanding bola dengan kekuatan masing masing. Apa karakter favorit kalian??
Kamis, 07 Mei 2015
Selasa, 05 Mei 2015
Sudahkah Anda Menyimpan Obat Dengan Benar ?
Dear sahabat
Wisnu
Bagaimana
kabar kalian? Semoga selalu sehat. Penulisan kali ini akan mengulas mengenai
penyimpanan obat
Kenapa sich obat
harus disimpan?
Barangkali
ada yang beralasan harus menyimpan obat karena pemberian dari pujaan hatinya,
pas sedang sakit. Sehingga obat tersebut akan selalu disimpan selamanya. Selalu
dikenang di hati dan obatnya akan dimuseumkan. Cieeeeee, so
sweeeeeet....hahaha.
Obat memang
harus disimpan, terutama jika obat itu tidak dihabiskan dalam sekali minum.
Apalagi jika obat tersebut digunakan secara rutin, misal untuk penyakit
penyakit yang menerus (hipertensi, kencing manis, dan sebagainya)
Jika
penyimpanan obat tidak tepat, malah justru akan membuat obat menjadi rusak dan
berbahaya jika digunakan.
Apa tanda
tanda kerusakan obat?
Tanda yang
bisa diamati secara sederhana adalah adanya perubahan fisik pada bentuk obat,
yang berbeda dengan kondisi di awal. Perubahan ini dapat berupa perubahan
bentuk, warna, bau, ataupun rasa.Contohnya adalah puyer yang menjadi lembab,
kapsul yang menjadi lengket, tablet yang menjadi berbintik bintik, ataupun
cairan yang menjadi keruh.
Apa
penyebab obat bisa rusak?
Obat dapat
rusak karena berbagai hal. Misal adanya air yang membuat puyer ataupun kapsul
menjadi lembek. Obat mempunyai karakteristik sendiri sendiri. Lembabnya puyer/
lengketnya kapsul dikarenakan obat yang di dalam puyer/kapsul itu memang
mempunyai sifat higroskopis (mudah menyerap uap air di udara).
Obat dapat
juga rusak akibat suhu tinggi. Misalnya saja sediaan suppositoria (sediaan obat
yang dimasukkan ke dubur/anus, misal pada kasus konstipasi/sembelit). Sediaan
ini harusnya disimpan di dalam suhu dingin/ dalam kulkas (BUKAN di freezer).
Sediian ini akan mencair dan rusak jika dibiarkan disimpan di suhu kamar.
Bagaimana
penyimpanan obat yang benar??
Berikut
aturan tentang penyimpanan obat yang benar yang saya ambil dan saya modifikasi
sedikit tanpa mengubah maknanya. Saya ambil dari Pedoman Penggunaan Obat Bebas
dan Bebas Terbatas, terbitan Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik,
Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Departemen Kesehatan tahun 2006.
1. Jauhkan
penyimpanan obat dari jangkauan anak anak
Anak anak
cenderung menyukai sesuatu yang berwarna mencolok dan berasa manis. Anak anak
juga bisa sakit jika daya tahan tubuhnya lemah. Banyak sekali produk obat yang
dikemas dengan warna yang mencolok. Sering kita lihat iklan televisi yang
menawarkan sirup obat ataupun tablet penurun panas dengan rasa buah. Tentu bisa
kita bayangkan, jika obat tersebut selalu diminum anak dengan alasan rasanya
enak, meskipun si anak tidak sakit. Kalaupun orang tua sudah melarang, jika
obat mudah dijangkau anak tentu hal ini sangat berbahaya. Padahal dosis obat
untuk anak dan dewasa jelas berbeda.
2. Simpan
obat dalam kemasan aslinya, dan dalam wadah tertutup rapat
Setiap
obat yang dikemas oleh pabrik, selalu dikemas dalam wadah yang menjamin
stabilitas obat selama didistribusikan ataupun disimpan di apotek/tangan
konsumen. Contohnya misal sediaan obat yang dikemas dalam wadah berwana gelap
(coklat tua) dari kaca. Obat tersebut dikemas demikian, karena obat itu sangat
mudah rusak jika terkena sinar matahari.Oleh sebab itu, jangan memindahkan isi
obat ke dalam wadah lain, meskipun wadah itu sangat kamu suka (karena
imut dan lucu bangeeeeeet hehehe)
Contoh
obat yang harus disimpan dalam wadah rapat adalah tetes mata. Sediian obat ini
memang menggunakan pelarut yang steril. Sehingga bisa dibayangkan, jika wadah
tetes mata tidak ditutup rapat, ada kemungkinan bisa terkontaminasi bakteri dan
mikroba lain.
Hal ini
bukannya menyembuhkan mata, tapi malah membahayakan mata.
3. Ikuti
petunjuk penyimpanan obat sesuai petunjuk di kemasan obat.
Bacalah
informasi yang ada di kemasan obat. Biasanya jika tidak dikatakan lain, obat
lebih sering disimpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari.
4. Jangan menyimpan obat yang sudah kadaluarsa di kotak P3K
Ini sich kurang
kerjaan. Mungkin karena alasan di awal tadi ya ^^ (terkait obat pemberian
pujaan hati)
Ingat
bahwa setelah tanggal kadaluarsa lewat, obat menjadi kurang efektif dan ada
yang malah toksik. Hal ini jelas membahayakan orang lain, seandainya obat
lepasan tersebut dikonsumsi orang lain.
Alangkah
baiknya obat disimpan bersama kemasan aslinya. Jika memang obat berupa lepasan,
ada baiknya mencatat waktu kadaluarsanya.
Demikian
tulisan yang singkat ini, semoga bisa memberi manfaat bagi pembaca.
Sebarkanlah
ilmu meskipun hanya sedikit.
Sampai
jumpa di penulisan selanjutnya .............
By:
Unknown
On 17.19
Senin, 04 Mei 2015
Mengenal Tablet Dispersibel
Dear sobat Wisnu, bagaimana kabar kalian? semoga selalu sehat
Penulisan kali ini akan menjelaskan singkat mengenai tablet dispersibel. Pernah denger ?? tablet ini bukan tablet gadget itu lho hehehe. OK dech langsung ke TKP saja ya.
Apa sih tablet dispersibel ?
Tablet dispersibel merupakan variasi bentuk tablet yang dibuat dengan tujuan agar tablet cepat mengalami disintegrasi (bahasa awamnya adalah mudah melarut) dan hancur dalam mulut sehingga zat aktif dapat segera diabsorbsi. Cepat disini adalah dalam hitungan detik ataupun beberapa menit.
Apa bedanya dengan tablet lainnya ?
Tablet konvensional biasa ditelan dalam bentuk utuh, dan mengalami disintegrasi dan pelepasan zat aktifnya dalam saluran pencernaan. Sedangkan tablet dispersibel akan melarut dalam hitungan detik/beberapa menit ketika diletakkan di dalam mulut.
Untuk siapa tablet dispersibel dibuat ?
Sediaan ini dibuat untuk pasien pasien yang kesulitan mengkonsumsi obat dalam bentuk sediaan padatan (tablet) misal bayi, pasien pediatrik, ataupun lansia/geriatrik.
Apa keuntungan tablet dispersibel?
1. meningkatkan kepatuhan pasien karena tidak merasakan kesakitan/kesulitan, rasa tablet yang lebih nyaman (tidak pahit)
2. proses disintegrasi obat lebih cepat sehingga onset (waktu obat dilepaskan dari bentuk sediaan sampai berefek) lebih cepat
Bagaimana cara penggunaannya ?
Larutkan tablet dalam 1 sendok air, dan biarkan melarut (sampai 30 detik) , lalu diminum sesuai aturan pakai
Demikian, semoga informasi sedikit ini bisa bermanfaat bagi sobat Wisnu semua
Salam sehat
By:
Unknown
On 11.41
Sudahkah Anda Menggunakan Tetes Mata Dengan Benar???
Dear sobat Wisnu
Maaf lama tidak menulis lagi. Sekarang sudah mulai ada keinginan untuk aktif lagi menulis di blog.
Kesempatan kali ini, saya akan berbagi informasi mengenai penggunaan tetes mata. Sobat sekalian pernah menggunakan tetes mata? Saya yakin sudah minimal pada saat terjadi mata gatal ataupun iritasi ringan terkena debu dan sebagainya. Jika belum pernah, berikut saya sampaikan informasi mengenai penggunaan tetes mata secara benar.
Hal-hal yang dilakukan
adalah :
adalah :
1. Cucilah tangan Anda dulu dengan bersih sebelum menggunakan tetes mata.
3. Condongkan kepala ke belakang, tarik kelopak bawah mata menggunakan jari telunjuk, sehingga membentuk cekungan
4. Tekan botol tetes mata secara perlahan sampai jumlah tetesan sesuai yang diresepkan/dibutuhkan masuk ke dalam cekungan. Ujung penetes jangan sampai kena mata. 
5. Tutup mata selama 2-3 menit.
Berikut saya sampaikan juga mengenai cara penyimpanan tetes mata:
1. Simpan obat dalam kemasan aslinya dan dalam wadah tertutup rapat. Hal ini untuk mencegah terjadinya kontaminasi
2. Simpan pada suhu kamar dan terhindar dari sinar matahari langsung atau lakukan sesuai petunjuk pada kemasan
Tetes mata yang telah dibuka lebih dari satu bulan, jangan digunakan kembali. Jangan gunakan jika terjadi iritasi
Demikian semoga informasi ringan ini bisa membantu. Sampai ketemu lagi di tulisan selanjutnya
Salam sehat
Wisnu
By:
Unknown
On 11.40
Cerdas Memilih Obat Batuk
Dear sahabat Wisnu. Bagaimana kabar kalian, semoga selalu sehat.
Penulisan kali ini, Wisnu akan membahas mengenai obat batuk. Sahabat Wisnu pernah batuk kan? Uhuk uhuk....... Jika belum, berarti kamu bener bener wow.
Batuk itu apa sich ?
Batuk merupakan refleks alami tubuh ketika ada iritan (misalnya debu, asap, dan sebagainya) masuk ke saluran nafas. Batuk merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga jalan pernafasan agar tetap bersih. Batuk juga biasanya juga menyertai gejala adanya infeksi saluran pernafasan atas. Batuk ditandai dengan pengeluaran udara yang kuat dari saluran pernafasan, kadang dapat disertai dengan dahak, serta adanya sakit dan gatal di tenggorokan.

Apa saja penyebab batuk?
Batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
a. Infeksi
Contohnya adalah penyakit TBC (tuberkulosis) yang ditandai dengan adanya batuk batuk disertai dahak. TBC disebabkan oleh infeksi dari bakteri.
b. Iritan
Seperti telah disebutkan di awal, contoh iritan misalnya debu, asap dari rokok, kendaraan bermotor, ataupun pembakaran sampah, ataupun cairan dan makanan yang tidak sengaja masuk ke saluran nafas (tersedak)
Kenali jenis batukmu
Batuk ada dua jenis, yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering juga bisa disebut batuk non produktif, sedangkan batuk berdahak disebut sebagai batuk yang produktif (karena ada produksi dahak). Jenis batuk ini penting untuk menentukan obat yang tepat. Batuk kering karena tidak terdapat dahak, maka tidak memerlukan obat obat untuk mengeluarkan dahak ataupun mengencerkan dahak. Batuk kering justru memerlukan obat yang mampu menekan batuk.
Ok, langsung saja . Walaupun sebenarnya batuk merupakan respon alami tubuh dalam menjaga saluran nafas, tetapi kadang dirasakan sangat mengganggu, sehingga memerlukan pengobatan. Banyak produk obat batuk di pasaran dengan komposisi yang beragam, yang kadang membuat bingung dalam memilih. Iklan di televisi pun juga sekarang membedakan pengobatan batuk berdasarkan jenis batuknya.
Jenis obat batuk:
Obat batuk berdasarkan fungsi kerjanya dibedakan menjadi 3 yaitu:
1. Ekspektoran dan Mukolitik
Obat batuk jenis ini keduanya berfungsi untuk membantu mengeluarkan dahak. Jika dahak terasa kental sehingga sulit dikeluarkan, maka dapat menggunakan mukolitik saja . Kadang ada obat batuk yang menggunakan kombinasi keduanya untuk membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak.
Sebenarnya jika kamu bisa mengeluarkan dahak, maka obat ini tidak diminum gak papa. Tetapi perlu diingat, bahwa batuk disertai dahak biasanya terkait dengan infeksi. Jadi kamu lebih baik fokus minum obat untuk mengatasi sumber infeksi tersebut
Contoh ekspektoran misalnya gliseril guaikolat (biasa disingkat GG atau guaiphenesin), amonium klorida,OBH . Contoh mukolitik misalnya bromheksin HCl
2. Antitusif
Obat batuk jenis ini difokuskan untuk menekan batuk, sehingga hanya digunakan jika batukmu tdak berdahak.
Contoh antitusif misalnya dekstrometorfan HBr, noskapin, kodein (dosis kecil)
Perlu diketahui bahwa dekstrometrorfan sering disalahgunakan untuk dioplos ataupun digunakan dosis besar dalam rangka mendapatkan fly / seperti mabuk. Acara investigasi di TV pun sering mengupas mengenai penyalahgunaan pil dekstro ini ( Hmm.. aku jadi tertarik ingin menulis ini di kesempatan berikutnya hehehe).
Kadang batuk juga disertai dengan rasa gatal di tenggorokan, sehingga penderita berdehem terus. Hal ini jelas mengganggu. Oleh sebab itu, ada obat batuk yang dikombinasikan dengan antihistamin (untuk mengatas rasa gatal). Contoh antihistamin yang biasa dkombinasikan di obat batuk adalah doksilamin dan difenhidramin.
Nah, bagaimana? Mudah bukan dalam memilih obat batuk. Jadilah konsumen yang cerdas, dan tidak perlu meminum obat yang sebenarnya kurang pas dengan gejala Anda. Kenali nama obat yang ada di kemasan.
Yang terpenting adalah meminum obat batuk tadi sesuai aturan yang ada di kemasan, serta hindari faktor faktor yang memicu batuk ( gorengan, udara malam, debu, asap, dan lain sebagainya)
Kapan harus ke dokter?
Segera ke dokter jika terjadi hal hal berikut:
-Jika batuk tidak sembuh lebih dari 3 hari
-Bila batuk disertai dengan nafas cepat dan sesak
Semoga tulisan yang singkat ( singkat ???? ^0^) ini bisa bermanfaat. Tulisan ini berlaku hanya jika kamu gejalanya batuk saja. Jika ada gejala lain misal demam ataupun flu maka sebaiknya melihat komponen obat di dalam kemasan. Demam biasa diatasi dengan parasetamol, sedangkan flu biasanya diberikan pseudoefedrin ataupun fenilpropanolamin.
Jenis obat batuk:
Obat batuk berdasarkan fungsi kerjanya dibedakan menjadi 3 yaitu:
1. Ekspektoran dan Mukolitik
Obat batuk jenis ini keduanya berfungsi untuk membantu mengeluarkan dahak. Jika dahak terasa kental sehingga sulit dikeluarkan, maka dapat menggunakan mukolitik saja . Kadang ada obat batuk yang menggunakan kombinasi keduanya untuk membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak.
Sebenarnya jika kamu bisa mengeluarkan dahak, maka obat ini tidak diminum gak papa. Tetapi perlu diingat, bahwa batuk disertai dahak biasanya terkait dengan infeksi. Jadi kamu lebih baik fokus minum obat untuk mengatasi sumber infeksi tersebut
Contoh ekspektoran misalnya gliseril guaikolat (biasa disingkat GG atau guaiphenesin), amonium klorida,OBH . Contoh mukolitik misalnya bromheksin HCl
2. Antitusif
Obat batuk jenis ini difokuskan untuk menekan batuk, sehingga hanya digunakan jika batukmu tdak berdahak.
Contoh antitusif misalnya dekstrometorfan HBr, noskapin, kodein (dosis kecil)
Perlu diketahui bahwa dekstrometrorfan sering disalahgunakan untuk dioplos ataupun digunakan dosis besar dalam rangka mendapatkan fly / seperti mabuk. Acara investigasi di TV pun sering mengupas mengenai penyalahgunaan pil dekstro ini ( Hmm.. aku jadi tertarik ingin menulis ini di kesempatan berikutnya hehehe).
Kadang batuk juga disertai dengan rasa gatal di tenggorokan, sehingga penderita berdehem terus. Hal ini jelas mengganggu. Oleh sebab itu, ada obat batuk yang dikombinasikan dengan antihistamin (untuk mengatas rasa gatal). Contoh antihistamin yang biasa dkombinasikan di obat batuk adalah doksilamin dan difenhidramin.
Nah, bagaimana? Mudah bukan dalam memilih obat batuk. Jadilah konsumen yang cerdas, dan tidak perlu meminum obat yang sebenarnya kurang pas dengan gejala Anda. Kenali nama obat yang ada di kemasan.
Yang terpenting adalah meminum obat batuk tadi sesuai aturan yang ada di kemasan, serta hindari faktor faktor yang memicu batuk ( gorengan, udara malam, debu, asap, dan lain sebagainya)
Kapan harus ke dokter?
Segera ke dokter jika terjadi hal hal berikut:
-Jika batuk tidak sembuh lebih dari 3 hari
-Bila batuk disertai dengan nafas cepat dan sesak
Semoga tulisan yang singkat ( singkat ???? ^0^) ini bisa bermanfaat. Tulisan ini berlaku hanya jika kamu gejalanya batuk saja. Jika ada gejala lain misal demam ataupun flu maka sebaiknya melihat komponen obat di dalam kemasan. Demam biasa diatasi dengan parasetamol, sedangkan flu biasanya diberikan pseudoefedrin ataupun fenilpropanolamin.
Jika kamu hanya hidung mampet saja, maka lebih baik menggunakan mentol untuk dihirup uapnya
Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan memberi komentar
Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan memberi komentar
Salam sehat
Vishnu
By:
Unknown
On 11.39
Stres Mau Ujian ?? Nih Solusinya
Dear fren
Tulisan ini sifatnya ringan saja, dan ditujukan ke semua pelajar ataupun mahasiswa.
OK, to the point saja. Namanya orang sekolah/kuliah, maka perlu diuji untuk mengetahui paham tidaknya mengenai materi yang disampaikan. Nah, setiap orang memang berbeda beda dalam gaya belajarnya. Berikut tips tips sesuai gaya kamu ^^
1. Pastikan bahan ujian kamu memang seperti teman teman kamu alias lengkap, jangan sampai ada yang kelewatan. Gampangnya siapin amunisinya dulu sebelum bertempur. Jika kamu termasuk tipe orang yang malas mencatat, maka serahkan ke 'asisten pribadimu' alias tinggal amati saja teman kamu yang rajin mencatat. Jreng jreng...... pinjam saja catatannya dan difotokopi, yang terpenting tulisannya mudah dibaca alias tidak berupa sandi rumput ataupun stenografi ^^.
2. Pahami karakter kamu dalam belajar
Apakah kamu senang menyendiri ketika belajar?? atau senang belajar beramai ramai, atau senang belajar dengan ditemani musik dan cemilan? atau senang dengan sistem 'wayangan' alias semalam suntuk belajar??
Nah, beragam gaya di atas memang unik unik.
-Jika kamu memang senang dengan belajar sendiri di ruangan yang sepi ( wah bertapa sekalian ^^), its ok. Saat belajar di kamar, tinggal pasang kata kata " Don't disturb me" alias " Awas Galak, Jangan Diganggu" hehehe di depan pintu kamarmu . Tipe ini memang ada kelemahan yaitu karena tidak ada yang diajak share maka lama kelamaan terasa bosen dan ngantuk.
Solusinya coba sesekali refresh lah pikiranmu misal dengan melihat dedaunan, ataupun rileksasi sebentar. Jika kamu juga suka mendengarkan, maka siapkan saja perekam saat kuliah ataupun pelajaran. Asalkan letak dudukmu di depan sendiri dan guru/dosenmu tidak keberatan. Rekaman ini bisa kamu dengarkan sebelum tidur ,juga sekaligus membantu mengantar ke alam mimpi
-Jika kamu tipe orang yang suka belajar sistem kebut semalam alias "wayangan", maka setelah 'amunisimu' lengkap, siapin minuman stimulan misal kopi sehingga malamnya kamu siap beraksi. Yang terpenting adalah jaga kesehatan, dan cukup istirahat. Sebaiknya kamu tidur siang jika bisa, atau tidur awal dan bangun sekitar jam 3 an pagi,. Yah lebih baiknya cuci muka dulu dan jika kamu muslim, bisa solat tahajud dulu dan niatnya agar dipermudah dalam belajar. setelah itu jangan tidur lagi. Sia sia dunk dah belajar malah gak jadi ujian hanya karena ketiduran.
- Jika kamu termasuk orang yang suka diskusi dan senang mendengarkan obrolan, maka sebaiknya kamu memilih grup teman teman yang juga sama, apalagi jika semuanya memang pintar. Dalam kegiatan ini, kalian hanya perlu saling tanya jawab saja. Pilihlah lokasi diskusi di rumah teman yang kondusif (apalagi didukung orang tua yang pengertian sekaliiiiiiii......, memberi cemilan dan minuman segar ^^). Tetapi ingat, tujuan utamanya adalah belajar, bukan menghabiskan cemilan itu. Jangan sampai cemilan sudah habis, diskusi ngalor ngidul ga jelas, dan akhirnya ngantuk berjamaah ^^. Lingkungan yang kurang kondusif justru malah membuat diskusi berubah topik. Tetapi faktor niat dan sikap individulah yang menentukan efektif tidaknya diskusi itu.
Sebenarnya yang terpenting adalah kita memahami materi ujian, bukan menghafalkannya. Apapun gaya belajarmu, lebih baik saat guru ataupun dosen menjelaskan, catatlah atau minimal dengarkan poin poin penting yang diulang ulang ataupun ditekankan saat pelajaran atau kuliah.
Jika ada yang kurang jelas, segera saja tanyakan ke guru/dosen. Usahakan kamu paham inti materi yang disampaikan. Jangan sampai masih ngeblank alias mbingungi dhewe. Ingat sekarang pun jamannya internet. Kamu bisa saja mengakses berbagai informasi terkait mata kuliah tersebut sebagai bahan referensi tambahan.
Bagi kamu mahasiswa baru, coba pahami kontrak perkuliahan yang disampaikan di awal kuliah. Cermati tentang bagian penilaian dan hal terkait ujian. Pahami karakter dosen kamu. Kamu bisa tanya ke kakak kelas mengenai karakter dan tipe soal beliau. Jangan menyepelekan mata kuliah berapapun jumlah SKS nya mengingat nilai D ataupun E akan menghambat kelulusanmu.
Jika kamu suka menggambar, gambar saja mindmap alias peta konsep dari penjelasan tersebut. Yang penting jangan menyalahgunakan berbagai hobi yang sebenarnya baik. Misalnya hobi origami tetapi yang dilipat adalah fotokopi slide bahan kuliah ataupun pelajaran yang telah difotokopi diperkecil ^^ ( Hayoooo sapa yach......). Atau hobi kaligrafi, tetapi yang ditulis adalah contekan dan menulisnya pun di tembok ataupun meja atau kursi kuliah, atau malah di bagian tubuh (oh No....., kok bisa tau sich ??).
Hmm.... posisi menentukan prestasi jangan dipercaya. Semua posisi sama saja, justru posisi yang rawan diamati adalah yang duduk pojok ataupun dekat tembok. Ingatlah kamu punya kemampuan, so pede aja lageee)
Yakinlah pada kemampuan dirimu, orang lain bisa mengapa kamu tidak. Sama sama makan nasi, yang membedakan hanyalah niat saja. Bekerjasamalah dalam hal yang positif, dan jangan bekerjasama dalam hal yang negatif misal saja ketika ujian.
Walaupun Bapak Ibu guru/dosen tidak melihat tapi ada yang Maha Melihat. Apalagi jika ada fasilitas CCTV. Segala sesuatu yang tidak jujur, akan menimbulkan suatu ketidakbarokahan di kemudian hari.
Ujian yang sebenarnya adalah ujian hidup ini, selama bisa menghadapinya pasti kualitas hidup juga akan meningkat
Sukses buat kamu semua
Salam
VISHNU
By:
Unknown
On 11.32
Gaji Sudah Habis Sebelum Gajian ??? Nih Solusinya
Dear sobat Wisnu
Tulisan ini kutulis sebatas agar bisa menjadi motivasi buatku maupun semua. Tulisan inipun juga berasal dari pikiranku sendiri berdasar pengalamanku. Maklum aku kadang masih belum bisa menerapkannya (masih tergoda godaan memenuhi keinginan ^^)
Langsung saja yach
Uang memang bukan segalanya, tapi dengan uang kita bisa memenuhi apapun keinginan kita. Apalagi jika seseorang itu kaya raya, hmmm sungguh menyenangkan. Saya pun juga senang dengan prinsip pas pasan. Pas butuh ini pas ada uang, pas butuh itu pas ada uang hehehe^^
Bagi Anda yang merasa bukan orang kaya ( definisi kaya itu relatif soalnya), berikut saya berikan tips agar bijak dalam mengelola keuangan
1. Tentukan/tuliskan pos pos alokasi uang ketika menerima gaji bulanan ataupun pendapatan mendadak. Misalkan pos tabungan, pos kebutuhan sehari hari, posrefreshing, pos kebutuhan darurat dan sebagainya.
Prioritaskan pos pos yang memang penting dan harus ada serta tidak boleh ditunda misal saja biaya semester ataupun kredit dan sebagainya. Sebagai pengalaman, saya harus menyiapkan uang buat bayar semester adik saya yang selalu setiap bulan Januari dan Juni, maka mau tidak mau dalam bulan itu harus terkumpul. Sehingga tiap bulannya dapat disisihkan anggarannya.
Jika ada pendapatan mendadak misal dapat bonus atau pendapatan di luar gaji pokok, maka sebaiknya ditabung di tabungan yang tidak boleh diutak atik. Anggap ini adalah uang yang tidak boleh Anda gunakan sama sekali. Anggap saja uang titipan. Yakinlah bahwa hal ini akan sangat membantu Anda kelak. Misalkan untuk naik haji, atau biaya studi lanjut, ataupun beli rumah dan sebagainya.
Alangkah baiknya jika sebagian uang itu, kita gunakan sebagai aset. Misalkan jika ada niat membuka usaha, maka uang bisa dianggarkan untuk mulai membeli peralatan usaha. Atau jika bingung, uang bisa ditanamkan sebagai saham ketika ada orang lain yang ingin sekali membuka usaha tetapi keterbatasan modal. Dengan kata lain, jadikan sebagian uang anda 'bekerja' buat Anda.
Untuk tabungan tidak perlu terlalu banyak, asalkan rutin setiap bulan. Alangkah baiknya tabungan bisa dibuat 2 macam ( tabungan yang tidak boleh diutak atik sama sekali walaupun kondisi darurat sekalipun serta tabungan yang bisa diutak atik jika suatu saat membutuhkan alias tabungan darurat ). Alangkah baiknya jika tabungan yang tidak bisa diutak atik itu kita buat di bank tanpa ATM, sehingga membuat Anda malas mengantri. Tentu saja butuh niat yang kuat agar tidak tergoda mengambil. ( manusia pasti melakukan apapun jika dalam kondisi kepepet ^^). Alangkah baiknya jika buku tabungan setelah menabung, bisa Anda titipkan ke keluarga yang kita percaya misal ayah/ibu/adik sehingga tanpa itu, Anda tidak bisa mengambil uang.
Anda akan lebih semangat dalam menabung jika memang punya target yang ingin dicapai/dibeli, sehingga mau tidak mau harus menyisihkan uang untuk itu.
2. Belilah sesuatu berdasarkan kebutuhan bukan keinginan
Hmmmm.... cukup sulit juga. Pas main ke mall ada yang disukai, pasti ingin beli. Mumpung ada duit. Memang hal semacam ini perlu ada yang mengingatkan ataupun memotivasi, sehingga dapat membantu dalam mengerem pengeluaran yang tidak perlu alias tidak urgent banget. Yach lebih baik kalau dolan sebaiknya ajak teman atau saudara. (Tentu saja harapannya dia bisa mengingatkan kita, tidak justru malah mengajak boros ataupun malah membuat Anda jadi bokek alias tongpes (kantong kempes).
3. The Power of Receh
Demikian tips singkat ini semoga bisa memotivasi baik saya maupun Anda semua. Tips gak usah banyak banyak, karena menurutku cuma ini yang penting. Asalkan ada niat dan kemauan yang kuat, pasti Anda bisa melakukannya.
Semoga berhasil...........
By:
Unknown
On 11.18
Langganan:
Postingan (Atom)











